Kak…
Setiap malam aku punya penyakit aneh. Gelisah sampai tak bisa tidur.
Banyak hal yang kupikirkan....
Banyak hal yang kutakutkan...
Tapi, aku paling takut kalau aku takkan pernah bisa bertemu denganmu.
Aku rindu kakak...
Kita terpisah sejak masih bayi. Kau duluan yang meninggalkanku. Dan kini, sejak aku tahu dirimu ada, aku bingung... harus gembira atau sedih...
Rasanya, ada mimpi-mimpi yang sulit untuk dijadikan kenyataan. Kakak salah satunya. Tapi... biar sulit sekalipun, aku akan terus mencari kakak.
Karena...
Aku ingin menggenggam tanganmu yang besar dan hangat...
Bersandar pada punggungmu yang tegap...
Dan aku ingin, kakak mengusap-usap kepalaku penuh kasih, canda, tawa, sebagaimana yang biasa kakak-adik lakukan.
Jika aku bisa memutar waktu....
Saat kita masih kanak-kanak, kakak ada disisiku. Mungkin aku takkan pernah merasa kesepian seperti ini.
Tapi aku tak bisa memutar waktu...
Karenanya kujalani saja hidupku meski tanpamu.
Hanya saja, ada permintaan kecil di hatiku...
Jika aku menikah nanti, aku ingin kakak hadir di pernikahanku. Memberikan senyummu yang menenangkan, menyemangatiku. Dan membuktikan kalau...
Kau ada untukku...

0 komentar:
Posting Komentar